Minggu, 22 Mei 2016

Panti Rehabilitasi

Panti rehabilitasi adalah sebuah institusi yang bertujuan untuk memperbaiki mental seseorang. Orang yang masuk panti rehabilitasi adalah yang memiliki masalah moral dan tingkah laku seperti kriminalitas dan prostitusi. Panti rehabilitasi dirancang memiliki asrama karena kegiatan rehabilitasi berlangsung satu hari penuh dan dilakukan secara terus menerus.

Kategori penghuni panti rehabilitasi

  • Pelaku kriminal (e.g. korupsi dan pencurian)
  • Pelaku prostitusi (e.g. pelacur)
  • Pengedar barang-barang haram
  • Perilaku yang berbahaya (e.g. perokok di bawah umur)
Kriteria panti rehabilitasi
  • Kegiatan rehabilitasi yang diadakan berlangsung satu hari penuh, yaitu mulai dari pagi hari hingga petang/malam hari.
  • Kegiatan rehabilitasi yang diadakan harus terus menerus dan tidak boleh putus.
  • Panti rehabilitasi harus memiliki asrama karena kegiatan yang padat dan dilakukan secara terus menerus.
  • Lokasi panti rehabilitasi harus terletak di tempat yang terpencil dan jauh dari pusat kota, ini agar kegiatan tidak sampai diketahui oleh masyarakat umum.
  • Panti rehabilitasi harus memiliki pengamanan yang ketat agar tidak ada orang lain yang masuk, seperti pemasangan pagar yang sangat tinggi.
  • Kegiatan dalam panti rehabilitasi harus tertutup dan tidak boleh diketahui oleh masyarakat umum.
  • Karena lingkungan yang tertutup, sehingga orang lain dilarang keras masuk panti rehabilitasi, termasuk keluarga penghuni dan awak media.
  • Panti rehabilitasi tidak bisa dijadikan sebagai tempat wisata dan kunjungan kerja karena lingkungan tertutup dengan pengamanan yang ketat.
Peraturan untuk penghuni panti rehabilitasi
  • Penghuni harus menyatakan sanggup menjalani seluruh rangkaian kegiatan di panti rehabilitasi selama bertahun-tahun dengan menandatangani surat dengan materai.
  • Sebelum masuk panti rehabilitasi, penghuni harus menyerahkan seluruh barang yang pernah dimilikinya, seperti pakaian, buku, ponsel dan mobil untuk digadaikan kepada panti rehabilitasi untuk biaya operasional panti rehabilitasi. Barang-barang tersebut juga dapat dimusnahkan atau disumbangkan kepada yang membutuhkan sesuai dengan permintaan.
  • Saat sudah masuk panti rehabilitasi, penghuni tidak diperbolehkan memiliki apa-apa. Hal ini untuk menggalakan kesetaraan dalam panti rehabilitasi.
  • Setelah masuk panti rehabilitasi, setiap penghuni akan dibagikan pakaian, alas kaki, penutup kepala (jika memakai) dan berbagai kebutuhan sehari-hari yang sudah disediakan oleh panti rehabilitasi dan tidak boleh membeli dari luar.
  • Penghuni panti rehabilitasi harus terus berada di dalam asrama dan gedung panti dan tidak boleh keluar area panti sekali pun.
  • Penghuni panti rehabilitasi harus mengikuti seluruh rangkaian rehabilitasi selama satu hari penuh dan tidak boleh kosong.
  • Penghuni panti rehabilitasi tidak diperbolehkan untuk saling mengenal dan pergaulan sangat dibatasi demi kelancaran proses rehabilitasi.
  • Penghuni panti rehabilitasi tidak diperbolehkan untuk dikunjungi sanak keluarga, teman dan awak media untuk menjaga ketertutupan.
  • Penghuni panti rehabilitasi diharuskan untuk bekerja pada hari-hari tertentu. Pekerjaan yang ditawarkan adalah pertanian dan perburuhan. Pekerjaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan produksi produk lokal.
  • Saat meninggal dunia, penghuni panti rehabilitasi akan dikubur di kuburan massal yang tidak memiliki nisan. Setelah meninggal dunia, mendiang tidak boleh diingat lagi.
Lama rehabilitasi di panti rehabilitasi
  • 3 tahun, untuk kasus yang ringan.
  • 6 tahun, untuk kasus yang ringan hingga sedang.
  • 12 tahun, untuk kasus yang sedang.
  • 18 tahun, untuk kasus yang sedang hingga berat.
  • Seumur hidup, untuk kasus yang berat.
Jika harus tinggal di panti rehabilitasi....
  • Bagi penghuni yang sudah berkeluarga, keluarga penghuni harus pindah ke tempat lain atau masuk panti yang sepadan jika terlibat dalam kasus.
  • Bagi penghuni yang masih di bawah umur dan/atau mengenyam pendidikan, keluarga penghuni harus menyerahkan seluruh barang yang dimilikinya kepada panti rehabilitasi atau dapat dimusnahkan atau disumbangkan kepada yang membutuhkan sesuai dengan permintaan.
  • Setiap penghuni panti rehabilitasi harus menghapus nomor telepon/ponsel, nomor rekening bank, email dan akun online (termasuk akun jejaring sosial) saat akan masuk panti rehabilitasi agar terbiasa dengan kehidupan yang tertutup.
  • Keluarga penghuni panti rehabilitasi harus menghapus nomor dan akun kontak penghuni dan merubah profil di akun online (termasuk akun jejaring sosial) dengan ditiadakannya nama si penghuni.
  • Bagi penghuni yang masih mengenyam pendidikan, akan disediakan sekolah pengganti yang hanya mengajarkan mata pelajaran yang keluar dalam UAS dan UN dan akademi yang mengajarkan mata kuliah yang berkaitan dengan lingkungan panti.
  • Bagi penghuni yang masih muda, tidak diperbolehkan untuk menjalin hubungan cinta (e.g. pacaran), menikah dan berkeluarga.
  • Setiap penghuni panti rehabilitasi tidak boleh dikunjungi oleh sanak keluarga dan diliput untuk awak media, penghuni harus hidup dalam lingkungan yang tertutup.
Kegiatan yang ada dalam panti rehabilitasi
  • Pengantar
  • Pendidikan moral
  • Pendidikan perilaku
  • Pendidikan kesehatan
  • Pendidikan lingkungan
  • Konseling
  • Pekerjaan pertanian dan perburuhan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar