Jumat, 17 Juni 2011

Kontes Lagu Eurovision

 Pengertian

Kontes Lagu Eurovision adalah kontes tahunan di Eropa. Eurovision juga merupakan kompetisi yang melibatkan negara-negara Eropa di bidang hiburan. Eurovision disebut juga olimpiade di bidang musik pop.

Kontes ini merupakan penentuan lagu-lagu terbaik tahun ini di Eropa. Kontes ini  pertama kali diadakan di Lugano, Swiss pada tahun 1956. Pesertanya adalah negara anggota European Broadcasting Union (EBU) yang aktif.

Setiap negara mengirimkan satu lagu yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan berdurasi kurang dari 3 menit. Setiap negara bisa menilai lagu-lagu kontes asal bukan lagu dari negara asalnya. Kontes ini juga menjadi acara non-olahraga yang paling banyak ditonton di dunia. Jumlah penonton kontes Eurovision berkisar antara 100 hingga 600 juta orang. Setiap tahun, jumlah penonton kontes Eurovision semakin meningkat di negara-negara di dunia.

Kontes Eurovision biasanya ditayangkan di stasiun TV nasional yang merupakan anggota dari EBU. Selain di televisi, Eurovision juga ditayangkan di internet lewat streaming. Jumlah penonton di internet juga meningkat sejak penayangan lewat internet diluncurkan pada tahun 2000. Lewat internet, kontes Eurovision juga dikenal di luar Eropa, seperti di Australia.

Awal Mula

Ide kontes Eurovision berasal dari Marcel Bezencon, direktur dari sebuah stasiun TV di Swiss pada tahun 1950an. Asal dari kontes Eurovision berasal dari San Remo Festival, festival lagu tahunan di Italia yang sudah lebih dulu ada. Pada tahun 1955, Marcel Bezencon memiliki sebuah ide untuk membuat kontes lagu antar negara dan ditayangkan di semua negara anggota.

Kontes pertama diselenggarakan di Lugano, Swiss pada tanggal 24 Mei 1956. Negara yang ikut serta dalam kontes pertama ada 7 negara. Waktu itu, setiap negara mengirimkan 2 lagu, jadi ada 14 lagu yang dilombakan di kontes pertama Eurovision.

Format dan Aturan

Peraturan yang ada dalam kontes Eurovision telah berubah-ubah sejak puluhan tahun yang lalu. Pada kontes pertama, setiap negara mengirimkan 2 lagu untuk lomba, kemudian berubah menjadi satu lagu per negara. Perubahan lainnya meliputi durasi lagu dan sistem voting. Awalnya, durasi lagu untuk kontes adalah 3,5 detik, lalu karena ada lagu yang durasinya 5 menit, jadi aturan durasi lagu diubah menjadi 3 menit. Sistem voting juga sering berubah mengikuti perkembangan zaman. Dulunya voting dilakukan oleh seseorang yang mewakili negara yang mengikuti kontes. Kini, voting dilakukan lewat telepon dan SMS. Ada juga voting lewat internet, tetapi masih jarang.

Kontes Eurovision selalu diadakan di sebuah stadium/gedung pertunjukan. Kontes ditayangkan di salah satu stasiun TV nasional yang tergabung dengan EBU. Stasiun TV akan merekam jalannya kontes dari awal hingga akhir dengan menggunakan transmitter. Kontes ini tidak hanya ditayangkan di negara yang mengadakan kontes tersebut, tetapi juga di seluruh negara anggota EBU. Kini, ada stasiun TV lainnya yang juga merupakan anggota EBU yang menayangkan kontes Eurovision. Stasiun TV lainnya menggantikan stasiun TV nasional yang sudah habis masa tayang kontes.

Saat kontes, biasanya lebih dari satu pembawa acara hadir dalam membawakan acara di kontes. Pada awalnya, setiap kontes dibawakan oleh 2 orang, seorang laki-laki dan seorang perempuan. Kini, jumlah pembawa acara di kontes mencapai 3 orang, 2 perempuan dan seorang laki-laki.

Pemenang adalah yang mendapatkan poin tertinggi dalam kontes. Pemenang dalam kontes Eurovision akan mendapat sebuah piala. Negara yang menang dalam kontes Eurovision akan menjadi tuan rumah kontes tahun berikutnya. Penentuan tempat untuk kontes di negara tuan rumah tahun berikutnya dilakukan setelah kontes selesai.

Final kontes Eurovision diselenggarakan pada hari Sabtu pukul 19.00 waktu UST. Kontes Eurovision biasanya diselenggarakan setiap bulan Mei pada musim semi. Biasanya hari Sabtu dipilih untuk final kontes ini, walaupun dulunya final kontes ini diselenggarakan pada hari Selasa.

Partisipasi

Peserta kontes Eurovision adalah anggota EBU yang aktif. Anggota aktif juga bergabung di Area Penyiaran Eropa dan Konsil Eropa. Negara yang ingin mengikuti kontes Eurovision harus memenuhi persyaratan yang diajukan oleh EBU. Persyaratan tersebut adalah membayar biaya paertisipasi kepada EBU dan menayangkan kontes tersebut di stasiun TV di negara mereka.

Syarat untuk mengikuti kontes ini bukan hanya letaknya di benua Eropa karena namanya saja Eurovision. Beberapa negara yang berbatasan dengan negara-negara Eropa seperti Israel dan Armenia juga mengikuti kontes ini walaupun mereka berada di Asia Barat. Negara transkontinental seperti Turki dan Rusia juga mengikuti kontes ini meskipun wilayah mereka sebagian besar di Asia.

Sejak tahun 1957, makin banyak saja negara yang mengikuti kontes Eurovision. Setelah runtuhnya Uni Soviet dan Yugoslavia, bekas negara komunis di Eropa Timur mengikuti kontes ini sejak tahun 1992. Kini, ada lebih dari 40 negara yang mengikuti kontes Eurovision.  Tidak semua negara Eropa mengikuti kontes Eurovision seperti Liechtenstein dan Kosovo karena mereka bukan anggota EBU yang aktif. Negara yang mendapat hasil yang buruk dan kekurangan biaya bisa saja tidak mengikuti kontes Eurovision seperti Ceko.

Prosedur Pemilihan

Setiap negara mengirimkan satu lagu baru untuk kontes. Lagu tersebut harus baru dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Peserta dalam kontes ini bisa solo dan bisa band.

Negara peserta bisa memilih peserta kontes lewat seleksi nasional atau seleksi internal. Seleksi nasional diselenggarakan beberapa bulan sebelum kontes dan terdiri dari beberapa babak sebelum final. Sedangkan seleksi internal memilih langsung siapa yang berhak mengikuti kontes kemudian lagu dipilih lewat televoting dan SMS.

Tuan Rumah

Tuan rumah kontes ini adalah negara yang memenangkan kontes tahun lalu. Persiapan berlangsung setelah negara tersebut menang di kontes tahun lalu dan memberi tahu kepada EBU yang bisa mereka berikan dan memiliki kapasitas untuk kontes.

Setelah kontes selesai, biasanya negara yang akan menjadi tuan rumah bersiap mulai dari pemilihan kota, tempat, persiapan infrastruktur dan akomodasi. Persiapannya sendiri berlangsung sekitar setahun sebelum kontes dimulai. Tuan rumah kontes ini selalu di ibu kota negara yang menyelenggarakan kontes ini. Tetapi, kota lainnya bisa menyelenggarakan kontes ini seperti Dusseldorf.

Minggu Eurovision

Minggu Eurovision adalah masa-masa saat kontes Eurovision diadakan. Sebelum kontes, biasanya peserta mengadakan gladiresik beberapa hari sebelum kontes dimulai. Delegasi datang ke negara tuan rumah beberapa hari sebelum kontes, biasanya sekitar seminggu sebelum kontes. Beberapa hotel sudah ditentukan untuk tempat tinggal delegasi selama kontes ini berlangsung dan sebuah bus digunakan untuk mengangkut para peserta dan pemirsa dari dan ke stadium tempat kontes berlangsung.

Setiap penyiar dari negara peserta memiliki Kepala Delegasi yang tugasnya untuk mengontrol jumlah delegasi yang ada dan siapa yang akan menjadi wakil dalam kontes Eurovision. Anggota delegasi meliputi peserta, pencipta lagu, komposer, pers resmi --dan pada saat musik disajikan dalam orkestra-- dirigen. Juga ada jika mau ada seorang komentator : setiap penyiar dapat menampung komentar mereka untuk TV dan/atau radio untuk disiarkan ke setiap negara. Para komentator biasanya duduk di belakang layar untuk memberikan komentar tentang lagu di kontes ini.

Gladiresik dan Konferensi Pers

Biasanya, delegasi tiba di negara tuan rumah pada hari Minggu sebelum kontes, agar hadir dalam gladirasik yang akan dilaksanakan pada hari Senin pagi. Sejak sistem semi-final diperkenalkan pada tahun 2004, gladiresik telah dilaksanakan selama seminggu sebelum Minggu Eurovision. Negara yang mengikuti semi-final mengikuti gladiresik selama lebih dari 4 hari dari Kamis pertama hingga Minggu, dengan dua sesi gladiresik untuk setiap negara. Negara yang sudah terkualifikasi ke grand final melakukan gladiresik pada hari Senin dan Kamis selama Minggu Eurovision.

Setelah gladiresik, delegasi bertemu dengan direktur tata panggung dan setiap peserta membicarakan tentang desain panggung yang akan mereka gunakan pada kontes nanti. Pada bagian ini, Kepala Delegasi akan mengetahui apa perlalatan yang akan dipakai saat penampilan di kontes dan memberitahukan kepada penyiar tuan rumah. Pada pertemuan ini, delegasi melakukan konferensi pers dimana anggota pers dapat mengajukan pertanyaan. Gladiresik dan konferensi pers dilakukan secara paralel, jadi sebuah negara melakukan konferensi pers, maka negara lain akan melakukan gladiresik. Hasil dari konferensi pers akan disampaikan dalam bentuk cetakan dan akan diberikan kepada para jurnalis.

Sebelum semi-final, gladiresik kostum lengkap dilaksanakan. Tiket untuk menonton gladiresik kostum telah ada di kontes ini untuk publik. Dua gladiresik kostum dilaksanakan setelah kedua semi-final selesai, sebelum penampilan langsung pada grand final pada Sabtu malam.

Pesta

Senin malam, biasanya ada pesta saat Minggu Eurovision. Pesta tersebut diadakan di kota yang mengadakan kontes ini. Seluruh delegasi diundang dan pesta selalu ada musik live, makanan dan minuman lezat dan kembang api.

Setelah semi-final dan grand final ada pesta setelah kontes, bisa diselenggarakan di arena kontes atau tempat lain yang sesuai di kota tersebut.

Euroclub diadakan setiap malam selama seminggu, pesta bertema Eurovision untuk semua orang yang terakreditasi diundang.

1 komentar: