Sabtu, 22 Mei 2010

Bedu dan Adul

12 April 2008


Sabtu siang, Choky membeli 2 ekor anak anjing di salah satu pet shop di Jakarta. Saat itu, ia menginginkan anjing untuk peliharaan sekaligus teman. Pada saat memilih, ia bingung mau warna dan jenis apa anjing tersebut. Padahal, 2 hari sebelumnya, Choky sudah membeli semua perlengkapan anjing dan juga buku tentang anjing. Kemarin malam, ia sudah membaca buku tersebut satu buku. Setelah membaca, ia baru tahu kalau di dunia ini ada banyak sekali jenis anjng, dari kecil hingga besar. Ia juga tahu kalau anjing juga bisa dijadikan sebagai teman, selain untuk peliharaaan dan penjaga.


Pagi hari sebelum berangkat ke pet shop, Choky telah membuat catatan yang berisi 6 jenis anjing untuk pilihan peliharaanya. Ia menulisnya setelah mandi dan sarapan pada pukul 8 pagi. Ia menulis di selembar kertas folio dan menulisnya dengan spidol bertinta biru. Berikut daftar jenis anjing yang ditulis Choky :


Daftar Jenis Anjing Impian Saya


1. Golden Retriever
2. Poodle
3. Dalmatian
4. Herder
5. Pug
6. Chihuahua


1 jam kemudian...


Akhirnya ia memutuskan untuk membeli seekor anakan Dalmatian dan satu lagi anakan Pug. Kedua anak anjing tersebut berjenis kelamin jantan. Ia memberi nama si Dalmatian dengan nama Bedu, sedangkan si Pug diberi nama Adul. Ia memberi nama tersebut karena kebetulan ia adalah penggemar acara komedi di Trans TV. Kemudian ia menyanyakan kepada Agus, penjual anjing di pet shop tersebut, "Berapa usia kedua anjing ini?" Kemudian Agus menjawab, "Keduanya berusia 2 bulan, Choky." Ternyata, kedua anjing tersebut sudah cukup umur untuk dijual. Menurut standar internasional, usia minimal anjing yang boleh dijual adalah 2 bulan, setelah usai masa menyusui bagi seekor anjing.


Kemudian Agus menyodorkan 2 buah buku vaksin untuk anjing. Setiap hewan peliharaan memiliki 1 buku vaksin. Di dalam buku vaksin tersebut ada nama hewan, jenis kelamin, tanggal lahir, pemilik dan sebagainya. Nama pemilik kedua anak anjing tersebut adalah Benis Choky Victory Sihotang. Ia menanyakan lagi, tetapi kali ini tentang tanggal lahir. Ia bertanya, "Kapan tanggal lahir kedua anjing saya?" Agus menjawab, "4 Februari 2008." Ternyata, kedua anjing tersebut memiliki tanggal lahir yang sama dan berulang tahun bersama. Dan ia membawa kedua anjing tersebut dengan cara digendong, karena mereka masih kecil.


Lalu ia membawa mereka dengan mobil Toyota Vios warna perak. Plat mobil tersebut adalah B 2356 LT.  Ia membawa mereka ke dokter hewan untuk menanyakan merk makanan yang cocok bagi mereka. Nama dokter tersebut adalah dokter Aisyah Mastari. Ia bertanya seputar makanan dan nutrisi bagi mereka. Dokter Aisyah mengatakan bahwa sebaiknya Bedu dan Adul diberi pakan anjing bermerk karena gizinya lebih terjamin dibanding nasi. Dokter menagatakan bahwa Bedu dan Adul lebih cocok pakan anjing bermerk Pedigree atau Alpo. Akhirnya, kedua anjing tersebut lebih cocok diberi pakan merk Pedigree daripada Alpo.


Di rumah, ia melihat buku vaksin kedua anjing tersebut, ternyata kedua anjing tersebut telah diberi vaksin dan obat cacing pada tanggal 4 April 2008. Berarti, mereka akan mendapat vaksin lagi pada tanggal 4 Mei, 4 Juni dan 4 Juli. Ia juga memberi jadwal pemberian pakan dan jalan-jalan untuk mereka pada pagi dan sore hari. Ia segera makan siang dan memberi pakan kepada mereka. Ia juga mengetahui bahwa buku vaksin kedua anjing tersebut bertuliskan "Merial" dan vaksin mereka adalah Merial.


Sore hari, Choky mengajak jalan-jalan Bedu dan Adul keliling kompleks. Warna tali dan kalung Bedu adalah biru, sedangkan Adul berwarna hijau. Ia telah berjalan-jalan bersama mereka selama satu jam, dari pukul 4 hingga pukul 5 sore. Pulang dari jalan-jalan, tiba-tiba Bedu dan Adul melihat Dewi Nila. Ia memiliki rambut ungu panjang dan busana serta perhiasan serba ungu. Ia memberi kekuatan kepada mereka berupa kemampuan berbicara seperti manusia. Lalu ia berkata, "Bedu dan Adul, kalian terkena cahaya ungu! Kalian akan bisa berbicara seperti manusia dan mengerti apa perkataan tuan kalian!" Simsalabim adakadabra! Akhirnya Bedu dan Adul bisa berbicara juga.


Pukul 6 sore, Choky mengajari mereka kata-kata yang sederhana seperti aku, kamu dan dia. Kemudian, mereka bisa mengucapkan banyak kata dalam sekejap. Rumah pun menjadi berisik karena celotehan kedua anjing tersebut. Mereka pun bisa berbicara banyak meskipun baru 1 kali belajar. Choky mengobrol dengan mereka hingga pukul 10 malam. Setelah itu, Choky bersiap-siap untuk tidurdan ia pun terlelap. Akan tetapi, Bedu dan Adul masih mengobrol hingga pukul 12 malam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar