Sabtu, 22 Mei 2010

Lebaran di Jogja-Part 2

Jam 9 pagi, kami akan berangkat ke Solo. Sepanjang perjalanan, kami melihat banyak sekali traffic light. Lampu merah menyala selama 10 menit. Akibatnya adalah kemacetan ada di mana-mana. Gw sakit masuk angin karena nggak makan nasi selama Lebaran. Selama Lebaran, gw lebih suka makan lontong ama mi, jadi daya tahan tubuh gw jd menurun. Untungnya, nyokap selalu nyediain obat pusing ama balsem. Gw hirup balsem tersebut hingga lega.

Jam 12 siang, kami sampai di Sukoharjo. Kami bertemu dengan teman sekolah bokap dan istrinya. Gw masih merasakan pusing. Di rumah tersebut ada gebyok dan pot yang berisi tanaman. Selain itu, gw melihat batang yang berantakan. Barang yang berantakan tersebut adalah : Tumpukan baju, koran, gitar, helm, tas dengan gambar beruang, boneka beruang, minyak kayu putih, dll. Istri teman bokap nyuguhin kami teh manis. Setelah meminum teh manis, gw langsung lega.

Jam 1 siang, kami berkunjung ke rumah ibu istri teman bokap, yang bekerja sebagai tukang jahit. Gw bertemu dengan saudara-saudaranya. Gw menyantap cake, wafer rasa susu dan Coca-Cola. Gw juga minum obat pusing dari istri teman bokap. Kedua putranya waktu itu sedang pergi ke Candi Borobudur. Katanya, sebagian orang tidak ke Candi Borobudur karena cuacanya panas.

Siang harinya, kami makan di restoran khas Jawa, tak jauh dari rumah sang tukang jahit. Kami makan dan minum dengan hidangan khas Jawa. Kami melihat sinden sedang menyanyikan lagu sinden.

1 komentar: